Sekilas Info Tentang Anjing Samoyed

Anjing Samoyed nerupakan salah satu dari banyak ras anjing yang hidup di dunia.  Termasuk ke dalam jenis anjing murni dari keempat belas jenis yang masih hidup sampai saat ini. Memiliki bulu tebal berwarna putih dengan paras wajah yang hampir menyerupai serigala ialah ciri khusus yang dimiliki anjing ini. Ekornya melengkung ke arah punggung, sedangkan tubuhnya tegap sehingga ia mampu berdiri secara tegak. Mata dan mulutnya seakan-akan terlapisi garis hitam, meski demikian hewan ini kerap tersenyum dan ramah. Oleh sebab itu, banyak orang menjuluki anjing samoyed dengan nama anjing tersenyum. Awal mula penamaan anjing ini berasal dari nama bangsa yang hidup di Siberia, yakni suku Nenet. Dalam kehidupannya, suku ini mengandalkan anjing untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga, anjing yang dikembangbiangkan oleh suku ini disebut sebagai Samoyed. Berkat adanya bulu anjing yang sangat tebal, maka mereka tidak terganggu dengan kondisi iklim dan cuaca Siberia yang mayoritas berhawa dingin. Adapun hal-hal yang dilakukan suku Nenet terhadap piaraan anjingnya ialah menarik kereta salju, menjaga anak-anak orang Nenet dan menggembaralakan rusa kutub. Beberapa karakteristik yang dimiliki ialah:

  1. Angka harapan hidup yang dimiliki Samoyed mencapai 12-13 tahun. Hal ini termasuk cukup panjang dalan siklus kehidupan anjing.
  2. Ras anjing ini membawa penyakit keturunan seperti progressive retinal atrophy, diabetes mellitus, kelainan paru-paru, kaki pendek serta kelainan mata.
  3. Pada tiga bulan awal kehidupannya, anjing ini akan tampak sehat dan berkembang dengan cepat karena gejala-gajala penyakit bawaan biasanya terjadi setelah tiga bulan dan berlanjut sampai akhir usianya. Kebanyakan gejala yang didapati ialah perubahan tubuhnya menjadi lesu.

Sehingga, hewan ini cocok dijadikan sebagai hewan peliharaan, tetapi tidak untuk hewan penjaga. Di samping sifatnya yang mudah akrab dan kenal terjadap orang lain, anjing ini juga tergolong lembut dan kurang agresif. Namun, hal ini tidak terjadi pada semua Samoyed, karena perilakunya tergantung pada lingkungan dan pemelihara, seperti contohnya ketika ia tidak diperhatikan atau mendapatkan perlakuan buruk, maka bisa jadi ia berubah menjadi anjing yang agresif. Sehingga, banyak orang memelihara jenis anjing samoyed selain pudel dan Mini Goldendoodle.

Related Post